Selasa, 20 Februari 2018

Urutan Tingkatan Versi Nama Android

Urutan Tingkatan Versi Nama Android– Kalian mungkin sudah akrab dengan nama-nama makanan yang disebutkan dalam versi Android karena memang nama-nama tersebut merupakan kode untuk tiap-tiap versinya. Pemberian nama ini pun gak sembarangan karena sebenarnya memiliki urutan berdasarkan alphabet, dimulai dari huruf C hingga seterusnya. Sehingga perbedaan dari masing-masing versi ini tentu saja cukup signifikan yang mana tiap-tiap versi baru akan memiliki update untuk menutup bug pada versi sebelumnya, atau membawa beberapa fitur baru.

BACA JUGA : Apa itu bug?
Tapi yang jadi pertanyaan adalah kenapa Google memberikan nama-nama makanan pada tiap versi tersebut? Sebenarnya bukan sembarang makanan sih ya, tapi lebih ke makanan yang sifatnya manis. Mimin lupa pernah baca dimana, tapi kalo gak salah inget, pemberian nama kudapan (snack) atau makanan manis untuk tiap versi Android itu sebenarnya punya alasan sederhana, yakni mereka ingin sistem operasinya tersebut memiliki kesan “manis” seperti nama yang diberikannya pada tiap versi. Selain itu pemberian nama tersebut juga agar lebih mudah di ingat.
Nah buat kamu yang penasaran soal urutan atau tingkatan versi nama dari OS Android, berikut mimin akan berikan daftarnya :

Android v1.0 Astro (Alpha)

Sebenarnya sebelum mereka memberikan nama-nama kudapan sebagai nama untuk versi OS nya, Android sempat memiliki 2 versi awal dengan nama Android Alpha dan Beta. Nama untuk versi pertama ini sendiri sebenarnya adalah Android Astro, namun karena alasan hak cipta (trademark), nama ini tidak jadi digunakan. Di versi awal ini belum ada perangkat dengan sistem operasi Android yang dijual secara komersil.

Android v1.1 Bender (Beta)

Versi ini dirilis pada tanggal 5 November 2007 yang merupakan versi lanjutan dari Android Astro (Alpha). Sama seperti versi awalnya, nama Bender juga juga tak jadi digunakan karena alasan hak cipta (trademark). Kemudian lahirlah telepon seluler pertama dengan sistem operasi Android yang dijual secara komersil yakni HTC Dream.

Perangkat Android Pertama Di DuniaAndroid v1.5 Cupcake

Android CupcakeIni merupakan versi pertama yang menggunakan nama makanan manis sebagai kode nama untuk tiap versi Android yang kemudian tradisi untuk menamai versi Android dengan nama makanan manis masih diteruskan hingga saat ini. Android Cupcake dirilis pada tanggal 30 April 2009.

Android v1.6 Donut

Android DonutDirilis tidak sampai setahun setelah perilisan Android Cupcake, yakni pada tanggal 15 September 2009. Versi ini dihadirkan untuk menutupi bug pada versi sebelumnya, sekaligus untuk penambahan beberapa fitur seperti misalnya dukungan untuk perangkat dengan ukuran layar yang lebih besar.

Android v2.0 – 2.1 Eclair

Android EclairSistem operasi ini juga dirilis tidak sampai setahun setelah perilisan dua versi sebelumnya yakni pada tanggal 26 Oktober 2009. Mereka masih berfokus untuk menutupi bug yang ada dan juga menambahkan beberapa fitur seperti Bluetooth, flash pada kamera, fitur digital zoom pada kamera, multi-touch, live wallpaper, dan lainnya. Hadirnya perangkat seri Nexus dari Google yang pertama kali muncul yakni HTC Nexus One juga menggunakan versi OS Android Eclair.

Android v2.2 Frozen Yoghurt (Froyo)

Android FroyoDirilis pada tanggal 20 Mei 2010. Perangkat dengan OS Android semakin banyak dan kehadirannya mulai dilirik oleh pasar meski masih jauh dibawah kepopuleran OS lain seperti Symbian dan Windows Mobile.

Android v2.3 Gingerbread

Android GingerbreadDirilis pada tanggal 6 Desember 2010 bersamaan dengan dihadirkannya Nexus S yang merupakan perangkat smartphone seri Nexus yang diproduksi oleh Samsung. Versi OS ini juga mengawali kesuksesan Android di jagad smartphone meski masih kalah populer dengan BlackBerry OS.
Beberapa vendor mulai serius untuk menggarap perangkat dengan OS Android. Pada saat itu, Samsung dengan Galaxy series nya berperan besar dalam kesuksesan Android. Promosi yang luar biasa gencarnya membuat orang awam mulai mengenal sistem operasi Android.
Bahkan saat itu sebagian besar orang beranggapan bahwa OS Android adalah milik Samsung karena kuatnya branding yang dilakukan oleh Samsung. Ini juga menjadi awal mula kedigdayaan Samsung di jagad smartphone.

Android v3.0 – 3.2 Honeycomb

Android HoneycombVersi ini dirilis pada tanggal 10 Mei 2011 dan dirancang khusus untuk perangkat tablet, yang kala itu mulai populer di pasaran salah satunya berkat promosi Samsung dan juga kepopuleran Apple iPad.

Android v4.0 Ice Cream Sandwich

Android Ice Cream SandwichDirilis pada 16 Desember 2011. Bisa dibilang merupakan Android Honeycomb yang disempurnakan, dan dioptimalkan untuk penggunaan baik smartphone maupun tablet. Perubahan yang paling terlihat dari versi ini dibanding dengan versi sebelumnya adalah dari segi User interface yang nampak lebih bersih dan elegan. Versi ini juga lebih dioptimalkan untuk urusan multitasking.
BACA JUGA : Apa itu multitasking?
Bersamaan dengan diperkenalkannya Android ICS, Google juga memperkenalkan perangkat Galaxy Nexus yang merupakan seri smartphone Nexus yang diproduksi oleh Samsung. Setelah versi ini, Google kemudian secara rutin memperkenalkan perangkat seri Nexus pada tiap kali mereka memperkenalkan versi Android terbaru.

Android v4.1 – 4.3 Jelly Bean

Android Jelly BeanDirilis pada 9 Juli 2012. Bersamaan dengan diperkenalkannya versi OS 4.1 pada 27 Juni 2012, Google juga memperkenalkan Nexus 7 yang diproduksi oleh ASUS. Nexus 7 (generasi 1) merupakan seri Nexus pertama yang merupakan perangkat tablet. Jelly Bean mengalami 3x update versi yakni 4.1, 4.2 hingga 4.3.
Selanjutnya mereka memperkenalkan Android v4.2 bersamaan dengan dihadirkannya Nexus 4, smartphone yang diproduksi oleh LG plus Nexus 10, perangkat tablet yang diproduksi oleh Samsung.
Pada saat versi 4.3 dirilis, Google juga merilis Nexus 7 generasi 2 yang masih diproduksi oleh ASUS yang mana ia memiliki beberapa peningkatan seperti misalnya penambahan kamera belakang serta dukungan untuk konektivitas internet.

Android v4.4 Kitkat

Nama Kitkat diambil dari sebuah produk cemilan wafer berlapis coklat yang dimiliki oleh Nestle. Sebelumnya Android versi “K” ini disebut-sebut sebagai Key Lime Pie, namun atas beberapa pertimbangan akhirnya Google lebih memilih untuk memberi nama Kitkat.
Ceritanya, Kitkat adalah salah satu cemilan yang tersedia di dapur kantor yang biasanya juga menemani para programer Google. Hingga seseorang berkata “Hey, kenapa kita tidak menamainya sebagai Kitkat?”.
Android KitkatSesaat setelah ide itu muncul, Google segera menghubungi pihak Nestle sebagai pemilik merk dagang Kitkat dan mereka menyetujui pemberian nama Kitkat untuk versi Android K. Karyawan Google sendiri tidak mengetahui bahwa Android 4.4 akan diberi nama Kitkat karena yang mereka tau versi Android K adalah Key Lime Pie. Mereka baru mengetahuinya setelah patung maskot Android Kitkat diletakkan di kantor pusat Google.
Versi ini diklaim lebih ramah terhadap perangkat dengan spesifikasi seadanya. Bahkan perangkat dengan RAM 512 MB masih bisa menjalankan OS versi ini dengan mulus. Berbeda dengan Jelly Bean yang minimal harus memiliki RAM diatas 756 MB agar dapat berjalan dengan mulus. Bersamaan dengan dirilisnya Android Kitkat pada tanggal 31 Oktober 2013, Google juga merilis Smartphone Nexus 5 yang diproduksi oleh LG.

Android v5.0 – 5.1 Lollipop

Android LollipopDirilis pada tanggal 15 Oktober 2014, versi OS ini mengusung perubahan besar dari segi UI yang nampak lebih flat dengan konsep material design. Versi Android ini sudah mendukung arsitektur 64-bit sehingga sudah memungkinkan untuk penggunaan RAM diatas 3 GB pada hardware perangkat. Penggunaan prosesor 64-bit pun makin banyak diadopsi oleh para vendor, mulai dari penerapan pada perangkat flagship hingga perangkat kelas menengah kebawah.
BACA JUGA : Apa itu flagship?
Bersamaan dengan dirilisnya versi ini, Google juga memperkenalkan perangkat smartphone Nexus 6 yang diproduksi oleh Motorola, yang mana saat itu Motorola juga masih menjadi milik Google. Perangkat smartphone Android pertama yang menggunakan RAM diatas 3 GB adalah ASUS Zenfone 2 yang mengusung kapasitas RAM 4 GB.

Android v6.0 Marshmallow

Android MarshmallowVersi Android ini resmi dirilis pada bulan September tahun 2015. Bersamaan dengan dirilisnya versi ini, untuk pertama kalinya Google juga memperkenalkan 2 perangkat smartphone Nexus sekaligus yang diproduksi oleh 2 vendor yang berbeda.
Nexus 5X adalah versi smartphone Nexus kelas menengah dengan ukuran layar 5.2 inch yang diproduksi oleh LG. Sedangkan yang satunya lagi memiliki bentang layar yang lebih lebar yakni 5.7 inch yang diberi nama Nexus 6P yang merupakan smartphone flagship hasil kerjasama Google dengan Huawei.

Android v7.0 Nougat

Icon android nougatResmi diperkenalkan pada akhir Juni 2016. Banyak netizen yang berspekulasi bahwa kemungkinan besar, pemberian nama untuk Android versi “N” ini adalah Nutella. Namun Google menepis kabar tersebut setelah resmi memperkenalkannya bersamaan dengan dipamerkannya patung icon Android yang berdiri diatas potongan Nougat (yang sepintas lebih mirip dengan tempe itu).
Sebelumnya, Google telah mengundang para penggunanya untuk memberikan ide penamaan pada versi ini. Beberapa nama termasuk Nutella dan Nastar pun muncul, hingga akhirnya Google lebih memilih nama Nougat.

Android v8.0 Oreo

Icon android oreoBukan Onde-onde, bukan pula Oncom. Akan tetapi, Google lebih memilih untuk menggunakan nama Oreo untuk Android versi “O”. Hal ini diketahui setelah mereka resmi mengungumkan nama tersebut pada bulan Agustus 2017.
Sudah cukup banyak orang yang memprediksi bahwa mereka akan menggunakan nama ini, mengingat sebelumnya, Google juga sudah pernah meminjam nama brand makanan ringat lain yang sudah terkemuka (Kitkat). Bahkan, beberapa pembaca blog Techijau.com ini pun juga sudah sempat memprediksinya, yang disampaikan melalui kolom komentar.
Versi ini menawarkan sebuah pengalaman multitasking yang lebih baik dari sebelumnya, dimana pengguna dapat membuka dua aplikasi sekaligus yang dapat ditampilkan secara bersamaan. Lengkapnya, silakan baca pada link diatas.
Nah itulah urut-urutan versi Android yang saat ini tersedia. Intinya, urutannya tersebut sama dengan urutan pada alphabet yang kemudian akan dijadikan karakter pertama untuk pemberian kode namanya (misal C untuk Cupcake, D untuk Donut dan seterusnya).
Semoga saja mimin ingat untuk terus melakukan update pada artikel ini ketika versi terbaru lainnya mulai bermunculan. Silahkan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan berbagai informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat 😀

Sabtu, 17 Februari 2018

Cara custom rom all android

Dengan adanya banyaknya aplikasi yang dapat kita instal, maka memungkinkan kita mendapatkan kenyamanan tersendiri dari smartphone itu sendiri. Nah yang saya akan bahas kali ini adalah seputar cara menginstal custom rom untuk semua hp android. Admin akan mengulas tuntas cara tersebut baik itu untuk seluruh hp dari merek dan tipe hp android yang sobat miliki
Tidak sedikit dari kita masih bingung atau belum mengerti cara memasang custom rom di hp android, akibatnya tampiloan pada smartphone anda biasa-biasa saja. Mengenai tutorial menginstal custom rom android sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah ya sob, sobat sendiri juga dapat menginstalnya sendiri sesudah membaca artikel ini.
Sebelum itu pastikan anda mengerti betul apa itu custom rom, di smartphone atau tablet android sendiri kita mengenal dua jensi ROM, yaitu Stock Rom dan Custom Rom. Secara rinci penjelasan mengenai Stock Rom adalah rom yang merupakan bawaan dari pabrik dalam artian merupakan rom yang dibuat asli oleh merek hp tersebut.
Sedangkat untuk Custom rom merupakan ROM Unofficial yang berarti buatan developer android dan bukan buatan vendor atau pabrik resmi. Secara umum pada ROM andorid biasanya juga disebut firmware atau secara mudah kita artiken Software Hp android.
Ada beberapa alasan mengeapa dibuatnya custom rom, salah satunya untuk memberikan sensasi berbeda dengan memaksa jenis android untuk mencoba tampilan dari merek lain. Contohnya saja ketika anda memiliki Sony Xperia X8 yang dari pabrik menggunakan Eclainr versi 2.1, namun dengan adanya custom rom sobat dapat mencicipi Jelly Bean yang dapat dioperasikan di merek tersebut.
Selain itu ada contoh lain ketika Samsung Galaxy Mini yang hanya memiliki Gingerbread v2.3.6 dan anda dapat menggunakan custom rom versi jelly bean. Sangat hebat bukan sob, ya ini akan membantu anda dalam mengoptimalkan smartphone yang anda miliki.
Sebenarnya ada alasan dibalik ketidak updatean resmi, biasanya mereka tidak mau mengambil resiko bahwa konsumen memiliki spesifikasi rendah. Oleh sebab itu produsen membuat android versi terbaru yang memiliki banyak fitur dengan hardware yang lebih baru dan lebih bagus.
Dengan kata lain sebenarnya memakai custom rom merupakan sebuah pemakasaan mengupgrade kamampuan smartphone, dan untuk hasil dari custom rom juga tidak mengecewakan tergantung custom rom apa yang kita gunakan.
Perlu sobat ketahui bahwa Custom ROM sangat tergantung bagaimana kemahiran dari pengembang custom rom itu sendiri, dalam artian semakin baik kemampuan pengembang custom rom maka akan semakin bagus pula custom rom yang dihasilkan. Dari beberapa custom rom yang memberikan oprek dan porting rom dari device lain yang terkenal adalah salah satunya CyanogenMod.
Perbedaan mengenai Stock ROM dan Custom ROM dapat anda ketahui setelah mencobanya, biasanya pada custom rom yang sudah diberi Label STABLE + Smooth terkadang masih ada sisa bug atau masalah, namun stock rom yang telah di uji coba dengan detail oleh pengembang pabrik biasanya jarang kita temui kesalahan.

Cara Mudah Install Custom ROM / Firmware Semua Perangkat Android

Biasanya untuk install custom rom android menggunakan CWM Recovery, dan berikut adalah langkah langkah menggunakan CWM Recovery.
a. Pada saat Handheld dalam keadaan mati, maka masuk ke recovery mode (sudah terpasang CWM, jangan recovert bawaan. Dalam masuk menu CWM setiap hp android berbeda beda, ada yang menggunakan tombol atas bawan dan tekan power, ada yang menekan tombol back terus, ada yang hanya sentuh layar.
b. Lalu anda masuk ke menu recovery mode dan pilih wipa data / factory reset.
c. Selanjutnya klik wipe cache partition.
d. Kemudian anda tinggal pilih advance kemudian wipe dalvik cache
e. Setelah melakukan cara diatas maka selanjutnya kembali ke menu kembali dengan menekan tombol back, setelah itu pilih install zip from sd card.
f. Anda tinggal mencar file custom rom yang sudah anda miliki sebelunya dan sudah tersimpan di Micro SD. Lalu pilih dan tunggu hingga proses penginstallan Custom ROM berhasil.
g. Silahkan reboot perangkat android sobat jika sudah selesai, maka OS android sudah berganti dengan tampilan baru yang lebih menarik dan keren.

Tips Sebelum Menginstall Custom ROM Di Perangkat Android

Sebelum melakukan pemasangan custom rom, ada baiknya anda mengetahui tips penting yang harus diperhatikan sebleum melakukan custom rom android seperti berikut.
#1. Backup Data
Pastikan sebelum anda memasang custom rom untuk membackup data yang ada, karena ketika mungkin pada proses penginstalan gagal maka bisa dikembalikan ke menu awal lagi. Adapun cara backu seperti cukup mudah denga, melakukan cara seperti dibawha ini :
  • Pertama tama anda perlu masuk menu CWM recovery
  • Setelah itu anda pilih Backup dan restore
  • Kemudian tinggal klik Backup dan tunggu proses sampai selesai.
Dengan begitu data yang ada akan terlindungi karena memiliki salinan, ini merupakan tips utama yang wajib untuk anda terapkan di hp android anda ketika hendak menginstall custom rom.
#2. Pemilihan Custom ROM
Dalam memilih custom rom pastikan anda memilih custom rom yang bagus dan tidak rusak, anda dapat menggunakan custom rom yang terpercaya seperti CyanogenMod atau yang lainya. Yang terpenting anda pastikan bahwa custom rom tersebut benar benar aman dan tidak mudah error nantinya.
#3. Jika Error Install Custom Rom Lakukan Restore
Bagi anda yang sudah mengalami error dalam menginstal custom rom, maka dianjurkan untuk merestore atau mengembalikan smartphone dalam keadaan semula, caranya cukup mudah yaitu dengan lakukan hal dibawah ini.
  • Pertama masuk menu CWM recovery
  • Selanjutnya pilih menu Backup dan restore > Restore
  • Lalu pilih dan cari file yang sudah di backup sebelumnya. Biasanya ada di folder Clockwordmod.
  • Anda tinggal menunggu proses restore ke semula hingga selesai.
  • Jika sudah maka reboot hp android anda.
Nah cukup mudah kan sob cara menginstall custom rom untuk semua hp dan tablet android, jika anda memiliki pertanyaan mengenai artikel ini. Maka sobat dapat berikan komentar yang me


Cara merubah tampilan perangkat Android

Yo
gaeys kembali lagi bersama saya lintang diwana dan kali ini saya akan ngasih tau cara merubah tampilan android........

Pertama
Kalian cari di Google play store dan search
"Launcher" dan pilih sesuai selera dan instal

Kedua
Hal pertama kalian harus di root dulu rekomended pake app kingroot
Link kingroot:https://kingroot.net
Dan kalian search di google custom rom yg sesuai hp kalian dan sesuai selera juga

Ok gays cukup segini dulu...
Subscribe juga channel saya di youtube
:https://www.youtube.com/channel/UC31TStUwDD7U8FvC03MpInQ

Next saya akan memberi tahu cara instal custom rom

By by